Ramadhan Akan Tiba, dan Aku Masih Gini-Gini Aja

Sumber: Tribunnews.com

“Udah mau Ramadhan aja, ya” batinmu.

Aku tahu, kamu bukan karena tidak suka menyambut Ramadhan. Tapi, karena udah mau Ramadhan lagi tapi kok kamu merasa masih gini-gini aja. Merasa diri belum cukup membanggakan dan membahagiakan orang yang dicinta. Iya, kan?

Sini, duduk bareng sama aku, yuk. Kita sharing-sharing. Barangkali, bisa membuatmu lebih tenang.

Aku tahu, kamu baru saja berselancar di dunia maya dan menemukan temanmu sudah mengalami pencapaian yang luar biasa. Bekerja di perusahaan bergengsi, menciptakan banyak karya, memenangkan berbagai perlombaan yang cukup membanggakan dan jalan-jalan ke luar negeri.

Gapapa, kamu juga hebat. Toh, kamu juga sudah berusaha menjadi orang yang lebih dari kata biasa, kan?

Dengan kamu terus berusaha menambah value diri dan mampu bertahan hingga sejauh ini udah hebat. Kamu keren.

Lagi pula, kamu tidak harus seperti mereka untuk menyandang label keren.

Mereka keren di bidang A, kamu keren di bidang B.

Jadi, buatlah versi kerenmu sendiri.

Oh iya, hampir lupa bilang. Definisi keren dan hebat itu gak cuma apa yang bisa dilihat, tapi apa yang bisa dirasakan manfaatnya juga patut disebut orang yang keren.

Menurutku, kamu keren. Kamu sudah jadi pendengar yang baik, terus belajar untuk menambah value diri, membawa manfaat untuk banyak orang dan terus menebar energi positif.

Semangaaat…

Baca Juga:  Kapan Kita Dikatakan Sukses?

 

 

 

Semua Sedang Berjuang Sesuai Porsinya Masing-Masing

Sumber: Kompasiana.com


 "Kok kayaknya dia bahagia banget ya, kayak gak ada beban," katamu setelah melihat postingan seorang teman yang tampak bahagia. Jalan-jalan, ketawa-ketawa dan makan-makan enak.

Kamu merasa bahwa, hidupnya diliputi kebahagiaan.

Padahal, di momen yang tidak kamu tahu, dia juga menangis meratapi permasalahan yang menderanya. Tiap-tiap dari kita sejatinya sedang memikul ranselnya masing-masing.

Di lain waktu mungkin kamu juga pernah merasa, "kok beban mereka gak seberat aku, ya?"

Gapapa, itu wajar. 

Tadi aku sudah mengatakan bahwa tiap dari kita sejatinya sedang memikul ranselnya masing-masing, kan?

Nah, dalam ransel itu tentu isinya juga berbeda. Tidak ada yang benar-benar sama. Baik dari jumlah maupun beratnya.

Jadi, apakah itu artinya Tuhan tidak adil pada kita? kita diberikan beban 1 kg, lantas kenapa dia hanya diberikan beban 1/2 kg?

Bukan, bukan begitu. Tuhan itu adil, sangat adil. Adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya. Merujuk kalimat itu, bukan berarti kalau dia diberikan 1/2 kg kita juga harus 1/2 kg. Bukan, sekali lagi bukan seperti itu. 

Dia diberikan berat 1/2 kg karena ranselnya tidak sebesar ransel kita. Artinya apa? Tuhan itu tahu seberapa kemampuan hambanya. Tuhan itu tahu seberapa kuat pundak hambanya. Tuhan tidak mungkin memberikan beban diluar kemampuan hambanya. Percayalah..

Kapan Kita Dikatakan Sukses?

Sumber: dictio.id


Kalau kau bertanya kapan kita dikatakan sukses tentu tidak ada jawaban patennya. Karena, jawaban setiap orang itu berbeda. Standar kesuksesan setiap orang itu tidak sama. 

Dan kamu, kamu tidak perlu mengikuti standar kesuksesan mereka. Buat standar kesuksesanmu sendiri. 

Kamu tau Bill Gates?

Iyups, pendiri perusahaan perangkat lunak terbesar, yaitu Microsoft. 

Bill Gates menempati posisi keempat di daftar orang terkaya di dunia. Bill Gates selalu termasuk ke dalam daftar orang terkaya di dunia sejak tahun 1987. Total kekayaan Bill Gates saat ini mencapai $129 miliar atau sekitar Rp1,918 triliun.

Mari kita berkaca dari kisah Bill Gates. 

Menurutmu, apakah Bill Gates mengikuti standar kesuksesan orang lain pada saat dia menciptakan Microsoft?

Tentu tidak. Karena pada saat itu belum ada yang pernah menciptakan Microsoft.

Alat ukur sukses bukan hanya tentang lebihnya materi, bukan hanya tentang pangkat dan derajat. Menurutku, ketika kamu bisa memberikan dampak positif bagi orang lain itu juga dikatakan sukses. Kamu sukses menjadikan hidup menjadi lebih bermakna.

Orang yang beberapa kali gagal namun tetap berusaha dan mencoba bangkit juga pantas mendapat gelar "sukses". Iya, dia sukses dalam berproses. 

Jadi, hakikat sukses tidaklah sesempit itu. Tidak hanya berkutat pada harta dan tahta. 

Baiklah, mungkin kau masih butuh kata-kata motivasi untuk menguatkan apa yang ku tulis. Ini, baca dan renungi. Ini perkataan orang-orang sukses seperti Bill Gates, Waren Buffet dan Richard Branson. Mereka mengatakan bahwa "Tingkat kesuksesan hidupmu adalah ketika kamu bahagia, banyak orang yang mencintai kamu, dan seberapa besar dampak yang kamu berikan ke orang-orang yang membutuhkan."

Jadi, mungkin saja kau yang sedang membaca tulisan ini sebenarnya sudah sukses.

Jenis-Jenis Keyword Berdasarkan Cara Kerja Situs

  Sumber: https://thidiweb.com/ Halo gaess , di artkel ini mimin mau bahas tentang jenis-jenis keyword yang belum pernah kita bahas. Yups ,...